Program BEASISWA, GOLDEN TICKET, dan Promo Terbaru, get the information now!


logo-asia-institut
Registration

Mahasiswi Institut Asia Malang Raih Prestasi di Kancah Internasional

Institut Asia Malang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Salah satu mahasiswinya, yang baru saja kembali dari "ASEAN Culture Village 2025" di Politeknik Mersing Johor, Malaysia, berhasil menunjukkan bakatnya dan mengharumkan nama Indonesia.

Dalam acara tersebut, mahasiswi ini berkesempatan membawakan Tari Gandrung Banyuwangi dalam sebuah pertunjukan budaya. Penampilannya yang memukau tidak hanya berhasil memenangkan penghargaan, tetapi juga membuka pintu persahabatan dengan mahasiswa dari berbagai negara ASEAN.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kesempatan untuk "go international" bukanlah sekadar wacana bagi mahasiswa Institut Asia Malang. Ini adalah kesempatan yang nyata dan dapat diraih oleh siapa pun yang memiliki semangat dan tekad. Kampus ini terus mendorong para mahasiswanya untuk berani melangkah keluar dan mengejar pengalaman berharga di tingkat global.

 

https://www.instagram.com/p/DQGzKHoExXm/?igsh=Z2N6YnEwNjgxajVo 

Malang, Oktober 2025 — Mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang kembali mengharumkan nama kampus di kancah nasional. Tim mahasiswa berhasil meraih Juara Pertama dalam Business Case Competition (BCC) yang diselenggarakan oleh Universitas MDP Palembang.

Kemenangan ini menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa Institut Asia dalam berpikir kritis, menyusun strategi bisnis, serta menciptakan solusi inovatif terhadap tantangan dunia usaha yang kompleks.

Ajang Bergengsi untuk Mahasiswa Bisnis

Business Case Competition merupakan salah satu kompetisi paling bergengsi di kalangan mahasiswa bisnis Indonesia. Peserta ditantang untuk menganalisis kasus nyata perusahaan, merumuskan strategi penyelesaian, dan mempresentasikan rekomendasi implementasi di hadapan dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi bisnis.

Tahun ini, puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi bersaing ketat untuk memberikan solusi terbaik atas studi kasus manajerial yang diberikan. Tim Institut Asia Malang tampil menonjol dengan strategi berbasis data, pendekatan analitis, dan ide yang aplikatif.

“Tantangannya cukup besar. Kami harus memahami kasus yang kompleks dalam waktu singkat, lalu menyusun strategi yang tidak hanya masuk akal secara teori, tetapi juga realistis dijalankan perusahaan,” ungkap salah satu anggota tim pemenang.

Sinergi Tim dan Dukungan Akademik

Kemenangan ini tidak hanya mencerminkan kapasitas intelektual mahasiswa, tetapi juga hasil dari kerja tim yang solid. Kolaborasi, pembagian peran yang jelas, serta latihan intensif menjadi kunci keberhasilan mereka dalam menghadirkan solusi komprehensif yang diapresiasi oleh para juri.

Dosen pembimbing menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari bimbingan akademik yang berkelanjutan serta sistem pembelajaran Institut Asia yang menekankan keseimbangan antara teori dan praktik.

“Mahasiswa Institut Asia memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan teori bisnis dengan penerapan nyata di lapangan. Itu yang membuat mereka siap menghadapi tantangan dunia kerja,” jelas dosen pembimbing tim.

Apresiasi dan Harapan dari Pihak Kampus

Rektor Institut Asia Malang, Dr. Risa Santoso, B.A., M.Ed., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian mahasiswa dalam ajang nasional ini.

“Prestasi di Business Case Competition membuktikan bahwa mahasiswa Institut Asia tidak hanya unggul di kelas, tetapi juga mampu menunjukkan kapasitasnya dalam kompetisi nasional. Kami akan terus mendukung mahasiswa untuk berani berinovasi dan bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Langkah Menuju Peluang Lebih Luas

Kemenangan ini turut membuka pintu kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan mitra dan sponsor kompetisi yang terlibat langsung dalam penjurian. Kesempatan tersebut diharapkan dapat memperluas jejaring profesional mahasiswa serta memberikan peluang untuk magang dan penelitian bersama dunia industri.

Selain itu, capaian ini juga menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengasah keterampilan berpikir kritis, analitis, dan pengambilan keputusan berbasis data — kemampuan yang sangat dibutuhkan di era bisnis modern.

“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Institut Asia siap bersaing, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” tambah anggota tim pemenang.

Institut Asia Malang: Melahirkan Talenta Bisnis Unggul

Melalui kurikulum aplikatif, program pengembangan soft skill, dan dukungan dosen berpengalaman, Institut Asia Malang terus berkomitmen melahirkan generasi muda yang mampu berpikir strategis dan berorientasi solusi.

Ke depan, kampus menargetkan lebih banyak prestasi di tingkat nasional maupun internasional sebagai bukti nyata komitmen dalam membangun ekosistem pendidikan bisnis yang unggul dan relevan dengan kebutuhan industri.

 

Tak cuma sibuk di bangku kuliah, mahasiswa Institut Asia Malang kini tampil sebagai motor penggerak inovasi bisnis lewat Inkubator Bisnis kampus mereka. Lewat program pendampingan intensif, kompetisi, hingga hibah usaha, kampus ini mendorong anak muda untuk serius menekuni dunia wirausaha sejak dini.

Ketua Inkubator Bisnis Institut Asia Malang, Puji Subekti, menyampaikan bahwa mahasiswa bukan hanya dibekali teori, tetapi juga pengalaman langsung dalam membangun dan mengelola usaha. “Kami mendampingi mulai dari proses menggali ide, menyusun rencana bisnis, hingga ke tahap kompetisi dan produksi. Semua program kami rancang agar mereka siap bersaing,” jelas Puji, yang juga dosen Teknik Informatika.

Sebanyak 15 tim mahasiswa aktif mengikuti program Inkubator Bisnis. Mereka tak hanya dilatih, tapi juga difasilitasi melalui kompetisi dan dana hibah yang menopang kelangsungan usaha mereka. Hasilnya cukup membanggakan: mahasiswa binaan inkubator ini berhasil menyabet 3 medali perak dan 5 medali perunggu dalam ajang inovasi internasional IPROPEX 2025 di Malaysia. “Semua tim pulang membawa medali. Ini bukti bahwa daya saing mahasiswa kami tinggi, bahkan di level internasional,” tegas Puji.

selengkapnya......
https://voiceofjatim.com/2025/05/mahasiswa-institut-asia-malang-unjuk-gigi-lewat-inovasi-bisnis-dari-urban-farming-hingga-pengelolaan-sampah/

Di tengah berkembangnya dunia wirausaha, mahasiswa kini semakin berperan aktif dalam menciptakan inovasi bisnis.

Inkubator Bisnis yang ada di Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang menjadi salah satu tempat yang memfasilitasi mereka untuk mengembangkan potensi bisnis dan siap menghadapi tantangan di dunia nyata. Melalui berbagai program kompetisi, startup, dan pendampingan, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menggali ide-ide bisnis kreatif mereka.

Puji Subekti, Ketua Inkubator Bisnis sekaligus dosen Teknik Informatika Institut ASIA Malang mengungkapkan bahwa inkubator bisnis di kampusnya tidak hanya berfungsi sebagai ruang kreasi, tetapi juga menyediakan pendampingan dalam setiap tahap pengembangan bisnis.

“Kami menyediakan berbagai program seperti kompetisi, startup, dan bootcamp untuk mengasah kemampuan mahasiswa dalam berbisnis,” jelas Puji.

Tahun ini, sebanyak 15 tim mahasiswa bergabung dalam inkubator bisnis dan mengikuti berbagai program yang tersedia.

“Kami tidak hanya memberi kesempatan untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga memberikan hibah untuk mendukung pengembangan usaha mereka,” tambah Puji.

Sebagai hasil dari pendampingan ini, mahasiswa Inkubator Bisnis telah berhasil meraih berbagai prestasi, baik di tingkat lokal maupun internasional.

Salah satu pencapaian membanggakan adalah partisipasi mahasiswa Institut Asia Malang dalam ajang IPROPEX 2025 yang diselenggarakan di Malaysia. Dalam ajang tersebut, mereka berhasil meraih tiga medali perak dan lima medali perunggu dari delapan tim yang dikirimkan.

“Meski tantangannya berat, semua tim mendapatkan penghargaan. Ini membuktikan bahwa mahasiswa kita memiliki daya saing yang tinggi,” kata Puji dengan penuh kebanggaan.

Selamat Asianesyen!

Kontingen Institut Asia Malang berhasil meraih 2 medali emas, 3 perak dan 3 perunggu di Kejuaran Kejuaraan Pencak Silat DANDIM CUP KOTA MALANG OPEN Tingkat Nasional yang diselerenggarakan di GOR Ken Arok tanggal 21-22 Juli 2024 diantaranya:

  1. Naufal (Juara 2 Tanding Kelas B Putra Dewasa) dari PSHT
  2. Aulia Putri (Juara 3 Tanding Kelas Bebas Putri Dewasa) dari Tapak Suci
  3. Firnanda Zakaria Ma'Arif (Juara 3 Tanding Kelas B Putra Dewasa) dari Pagar Nusa
  4. Kevin Abhel Chevchenvic (Juara 2 Tanding Kelas A Putra Dewasa) dari PSHT
  5. Taufik Hidayat (Juara 1 Kelas B Putra Dewasa) Dari PSHT
  6. Zainu Al Bany ( Juara 2 kelas A Dewasa ) dari JOKOTOLE
  7. Mohammad rohani mustofa ( Juara 1 Kelas C putra dewasa) Dari PSHW
  8. Ahmad Fani Mauludian ( Juara 3 kelas C putra Dewasa ) Dari PSHT

Pada tahun 2020 di tahun pertama berdiri INC.85 Asia mendapatkan hibah pengembangan inkubator bisnis dari BRIN. INC.85 Asia tidak serta berpuas diri melainkan semakin bisa memanfaatkan untuk pengembangan inkubator bisnis. Semua program kerja terlaksana dengan baik dan bisa mendirikan unit bisnis untuk menambah income Lembaga.

Pada Tahun 2021 INC.85 mempunyai unit bisnis baru yang didirikan yaitu “ASIA Merch”. Sebuah bisnis rintisan yang dibuat untuk menjual pernakpernik Institut Asia. Profit digunakan 100% untuk pengembangan inkubator bisnis. Tujuan didirikan Asa merch sebagai unit bisnis ini selain sebagai sumber penghasil tambahan juga sebagai branding dari kampus kami.
Pada tahun 2022 INC.85 Asia juga berhasil mendirikan unit bisnis baru yaitu “ATAP SORE”. Sebuah kafe yang berada di atap Gedung inkubator bisnis bertemakan outdoor minimalis. Keberadaan bisnis baru ini mempunyai dampak yang baik pada pertumbuhan inkubator bisnis terutama dalam pertumbuhan perekonomian sebagai income tambahan.

Di akhir tahun 2023 sebagai bentuk pelayanan fasilitas pada tenant, INC.85 Asia dapat mendirikan sebuah co-workhing space yang akan dioperasionalkan tahun 2024 ini. Customer segment kami adalah para tenant dan pegiat startup yang membutuhkan co-workhing space dalam menjalankan bisnisnya. Akan ada perjanjian dalam sistem sewar uang. Profil INC.85 Asia secara lengkap disajikan pada halaman halaman berikutnya.
Pada penghujung akhir tahun 2024 Dr.PujiSubekti,S.Si., M.Si, telah berhasil membawa INBIS Institut Asia Malang mencapai Predikat A pada ajang penghargaan INCUBATOR AWARD 2024.

Apresiasi & Selamat untuk Muhammad Rizal Alfarisi, Dewi Numatuz Zuhroh dan Ilham Fatrur Laili dari prodi DKV, berhasil meraih Juara 3 Film Dokumenter Tingkat Nasional dalam ajang lomba Festival API 2024.

 

 

https://www.instagram.com/p/DDD5NaFzABl/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

MALANG POSCO MEDIA,MALANG– Rektor Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang, Risa Santoso, B.A., M.Ed mengukir prestasi internasional. Sebuah anugerah bergengsi dunia yang diberikan oleh Junior Chamber International (JCI). Risa dinobatkan sebagai salah satu dari sepuluh pemuda berprestasi dunia di bawah usia 40 tahun. Dia dianugerahi penghargaan Ten Outstanding Young Persons (TOYP) of the World 2024. Penghargaan ini diberikan dalam acara JCI Worid Congress yang diselenggarakan di Taoyuan, Taiwan, 1 November 2024 lalu.

“Penghargaan ini lumayan menjadi surprise bagi saya. Tahun 2023 lalu, saya memang menjadi lima nominasi terbaik JCI Indonesia yang lolos di tingkat internasional. Tentu ini akan menjadi motivasi bagi diri saya sendiri untuk berkarya lebih baik dan semoga menjadi inspirasi bagi yang lain, khususnya mahasiswa ASIA,” katanya, Jumat (15/11). Dia mengatakan, JCI Ten Outstanding Young Persons (TOYP) adalah program global dari Junior Chamber International (JCI) yang memberikan penghargaan kepada 10 pemuda berprestasi di bawah usia 40 tahun. Program ini bertujuan untuk mengakui dan mengangkat status pemimpin muda yang bertanggung jawab secara sosial. “JCI ingin meningkatkan potensi para pemuda di dunia. Baik yang fokus pada bidang leadership, sosial, bisnis, pendidikan, development, atau ajang-ajang internasional. Namun basicnya untuk kepemimpinan,” terangnya.

Risa Santoso sendiri dinilai punya kontribusi besar dalam Dunia Pendidikan. Dia yang pernah dinobatkan sebagai rektor termuda di Indonesia beberapa tahun lalu dinilai begitu inovatif dalam memimpin Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang. Ia memimpin transformasi pendidikan berbasis teknologi digital dan kewirausahaan di kampus ini, mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan globai dengan keterampilan yang relevan. Risa menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan dan universitas-universitas internasional, membuka peluang bagi mahasiswa Indonesia untuk mengikuti program pertukaran pelajar, pertukaran dosen dan magang internasional. Pada 2022, ia berkolaborasi dengan Bakti BCA untuk mengembangkan program kepemimpinan transformasional bagi kepala sekolah K-12 di seluruh Indonesia, menciptakan dampak berkelanjutan dalam sistem pendidikan. Sebagai penerima beasiswa LPDP yang kini aktif berkontribusi sebagai narasumber, Risa menjadi representatif awardee dalam panelis untuk LPDP Roadmap to 2045.

Selain itu, melalui program-program seperti Surabaya Next Leader dan Batu Tourism Ambassador, Risa secara aktif membina dan memotivasi generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan yang tangguh dan inovatif. “Kalau mau berbuat sesuatu mulai dari diri sendiri itu kunci untuk sukses. Harus punya komitmen untuk mau mengerjakan sesuatu dengan maksimal, dan mengembangkan jaringan,” tegasnya. Risa Santoso sendiri menyelesaikan pendidikannya di Harvard Graduate School of Education pada tahun 2015, setelah sebelumnya meraih gelar Sarjana Ekonomi dengan minor di bidang Pendidikan dari University of California, Berkeley. Risa sempat menjadi Tenaga Ahli Muda di Kantor Staf Presiden Republik Indonesia pada tahun 2015-2017, di mana ia berkontribusi dalam memberikan wawasan strategis untuk pengembangan

Sementara itu, penghargaan TOYP tahun ini diberikan kepada 10 individu luar biasa dari berbagai negara. Risa Santoso mewakili Indonesia. Satu-satunya. Sembilan nama lainnya berasal dari Turki, Syria, Tunisia, Brazil dan Malaysia. Indonesia terakhir kali mencatatkan pemenang TOYP di tingkat dunia sudah lebih dari 20 tahun yang lalu, dengan nama seperti Aburizal Bakrie honoree tahun 198G dan Seto Mulyadi (Kak Seto) honoree tahun 1987. Junior Chamber International adalah organisasi global yang didirikan pada tahun 1915 dan kini memiliki lebih dari 200.000 anggota muda di lebih dari 100 negara. JCI bertujuan untuk mengembangkan potensi individu muda melalui pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan, dan inisiatif sosial, serta mendorong mereka untuk menciptakan dampak positif di komunitas mereka. “Inovasi yang kita lakukan harus memiliki dampak ke masyarakat umum. Dampak positif. Di bidang apapun,” pungkas Risa. (imm/nug)

​​Link : Wakili Indonesia, Risa Santoso Raih Penghargaan TYOP Dunia 2024 (https://malangposcomedia.id/wakili-indonesia-risa-santoso-raih-penghargaan-tyop-dunia-2024/)

Campus Address
Jl. Soekarno Hatta, Rembuksari No. 1 A, Mojolangu, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65113
Kontak
Phone: (62 341) 478-877 (Hunting)
Fax: (62 341) 434-5225
Email: asia@asia.ac.id
Don’t Miss Out!
Get the latest information from the Asia Institute
Subscription Form
Ikuti Kami
© Copyright 2025, Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang.
All rights reserved.