Program BEASISWA, GOLDEN TICKET, dan Promo Terbaru, dapatkan informasinya sekarang!

Malang, 27 Agustus 2025 — Sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi kecerdasan buatan (AI) di lingkungan pendidikan tinggi, PT Google Cloud Indonesia resmi menjalin kerja sama strategis dengan Institut Asia Malang. Kolaborasi ini ditandai dengan kunjungan perwakilan Google Cloud Indonesia ke kampus Institut Asia pada Jumat, 22 Agustus 2025.
Dalam kunjungan tersebut hadir Bapak Anang Efendy, Public Sector Director Google Cloud Indonesia, serta Bapak Sugiyanto Yoannatan W., Education Lead Google Cloud Indonesia. Keduanya disambut langsung oleh Ibu Rektor Dr. Risa Santoso, M.Ed., beserta tim dari Asia AI & Gaming Center untuk berdiskusi mengenai peluang kolaborasi dan pengembangan teknologi berbasis AI di lingkungan kampus.

Google Cloud Indonesia, yang berfokus pada penyediaan layanan teknologi berbasis cloud dan AI untuk berbagai organisasi, menilai pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pemanfaatan teknologi tersebut.
Salah satu langkah konkret yang dibahas adalah adopsi kurikulum Google dalam sistem pembelajaran kampus, yang dapat diakses secara gratis oleh mitra universitas. Mahasiswa juga berkesempatan mengikuti ujian sertifikasi Google dengan subsidi 50%, sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik dan mahasiswa.
Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara literasi teknologi dan sistem pendidikan tinggi, terutama dalam implementasi layanan berbasis AI seperti personalized chatbot, Google Notebook AI, dan Gemini — semua dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan pengalaman belajar di Institut Asia Malang.

Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, Institut Asia juga menggelar seminar hybrid bertajuk “AI is Here. Are You Ready?” di ruang eksekutif kampus. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta secara langsung dan 120 peserta daring melalui Zoom Meeting.
Dalam pemaparannya, Bapak Anang Efendy menjelaskan bagaimana perubahan perilaku pengguna turut mendorong evolusi teknologi. Ia menyoroti pergeseran tren dari teks ke voice dan image-based interaction, terutama di kalangan generasi Alpha yang tumbuh dengan kemudahan teknologi.
“Generasi saat ini perlu beralih dari fixed mindset menjadi curious mindset. Dengan rasa ingin tahu yang tinggi, mereka bisa memanfaatkan AI bukan hanya untuk mengikuti perkembangan zaman, tapi juga menciptakan inovasi baru,” ujar Anang.
Sebagai penutup acara, Google memberikan paket langganan gratis Google Gemini versi Pro selama satu tahun kepada mahasiswa Institut Asia Malang — sebuah langkah nyata untuk mendorong eksplorasi dan kreativitas dalam penerapan teknologi AI di bidang akademik.